Senin, 08 November 2021

Pengorbanan Seorang Ayah

 


                Film pendek yang berjudul “ayah”, menceritakan sebuah keluarga yang tinggal di sebuah kontrakan, yang mempunyai liku-liku dalam hidup .

            Film dimulai di sebuah club malam , banyak perempuan jadi-jadian atau biasa disebut bencong/banci berada di club tersebut. Mereka melayani setiap pelanggan yang datang.

             Scene berpindah ke dalam kelas di sekolah. Seoranng anak yang duduk sendiri dikelas bernama Dio , gurunya lalu  menanyakan apa yang terjadi pada Dio. Tetapi. anak tersebut tidak menjawab sepatah katapun. Lalu kelaspun masuk, anak- anak disuruh oleh ibu guru untuk menceritakan cita-cita masingmasig. Saat giliran Dio, dia pun menceritakan keaadan keluarganya.

           Keadaan keluarga Dio di masa lalu, yaitu dimana  kehidupan keluarga Dio yang berantakan. Ibunya yang bertengkar dengan ayahnya, dikarenakan ayahnya tidak memiliki uang  untuk bayar kontrakan, bahkan untuk makan sehari-hari pun mereka sangat  kesusahan. Ibunya marah-marah lalu pergi meninggalkannya.

           Keesokan paginya Dio sarapan dengan nasi bungkus sebelum pergi sekolah, dan entah dari mana ayah Dio mendapat uang yang dipakai Dio untuk makan. Dio pun berangkat ke sekolah diantar oleh ayahnya. Di sekolah Dio menyendiri, dan tidak bermain dengan teman-temannya. Setelah pulang sekolah, Dio memberi ayahnya sebuah surat dari gurunya, dan isi surat itu mengenai pembayaran uang sekolah(SPP) Dio yang belum dibayar selama 4 bulan, apabila tidak dibayar dengan segera maka Dio tidak bisa ikut dalam Ujian Tengah Semester(UTS).

            Kemudian ayahnya pergi warung, dan Dio masuk ke kamar untuk belajar persiapan ujian. Saat dikamar tiba-tiba terdengar suara tok-tok-tok, dan ternyata itu om-om yang sedang mengetok pintu. Om itu menanyakan apakah disini ada yang namanya Dona. Dio menjawab tidak ada om. Om tadi lalu pergi, karena apa yang dicarin tidak didapatinya. Saat ayahnya pulang, Dio memberitahukan hal yang ditanyakan om tadi. Dan ayah terdiam sejenak .

          Malam telah tiba ayahnya pulang dari kerja , disinilah terungkap, apa pekerjaan ayahnya dan dari mana asal uang yang dipakai makan tadi.  Ayahnya  menangis, memeluk dan memintamaaf ke Dio anaknya lalu menjelaskan ke Dio bahwa  ia bekerja sebagai kupu-kupu malam(perempuan jadi-jadian yang melayani sesame jenisnya) , dan alasan ayahnya melakukan pekerjaan itu, itu semua untuk Dio. Ayahnya lalu memberi uang ke Dio dan memesankan untuk belajar yang rajin.

          Scene lalu kembali ke kelas Dio telah selesai mencerirtakan kehidupan keluarganya. Lalu Dio berkata : aku bangga dengan ayahku. Ayahku memang hebat, ayahku selalu ada buatku meskipun awalnya aku malu dan tidak mengerti pekerjaan ayah, tapi aku yakin suatu saat nanti ayahku akan berubah. Temannyapun bersorak atas apa yang diceritakan Dio. Siapa ayah  saya bukanlah masalah. Yang terpenting adalah bagaimana  ayah saya ketika saya mengingat dia.


Apasih Makna kehidupan yang  terdapat dalam film?

      Film menceritakan seorang ayah  yang rela melakukan apapun demi memenuhi kebutuhan anaknya, baik itu uang makan ataupun uang sekolah. Ayah rela bekerja sebagai kupu-kupu malam( perempuan jadi-jadian dan melayani setiap pelanggan yang datang, yaitu om-om sesama jenisnya). Hal itu dilakuakan karena ada kegelisaan yang di alami seorang ayah.

           Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa kwatir tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekwatiran ataupun ketakutan.

         Dimana ayah cemas dan kwatir jika tidak mendapatkan uang maka ia dan anaknya tidak bisa makan dan uang sekolah anaknya tidak bisa dibayar yang mengakitbatkan anaknya tidak ikut ujian dan otomatis jika tidak mengikuti ujian maka anaknya tidak akan lulus sekolah. Hal kegelisahan/kecemasan bisa saja diatasi ,yaitu : pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

Ayah juga memiliki rasa cinta kasih ke anaknya , dimana ayah sangat menyayangi anaknya dan rela melakukan apapun demi anaknya, meskipun itu pekerjaan yang tidak baik.

Namun bagaimanapun pekerjaan yang dilakukan ayah itu bukanlah hal yang baik, masih banyak pekerjaan yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun untuk diri kita sendiri, seperti membuat usaha-usaha kecil, kerja buruh atau bekerja sebagai pembantu rumah tangga, meskipun pekerjaan itu rendah dan sangat susah dilakukan, tetapi pekerjaan-pekerjaan baik dan halal.

 

 























Rabu, 03 November 2021

Awal Kehancuran adalah Kemalasan

 




            Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan bergantung paa pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung  pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh.

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni ditengah suatu keluarga dan anggota masyarakat lainnya. Ada dua hal yang mendorong manusia hidup dalam pergaulan manusia lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

Menurut Maslow sesuai dengan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :

1.    kelangsugnan hidup

2.    keamanan

3.    hak dan kewajiban mencintai dan dicintai

4.    diakui lingkungan

5.    perwujudan cita-cita

 

            Film pendek dengan juddul "Barang Bekas" menceritakan seorang anak muda yang hidup dengan neneknya, dimana mereka memiliki kehidupan yang sulit., baik dari segi finansial maupun sumber enegi(makanan).  Nama anak muda itu "Belang" sifatnya yang pemalas membuat dirinya tidak pernah mendapatkan satupun pekerjaan.

            Suatu hari, si Belang tadi  terbangun dari kasurnya,  dikarenakan  neneknya  yang sedang asik senam pagi dengan memutar lagu menggunakan radio. Dia merasa lapar, lalu pergi mencari makan. Tetapi, tidak sepeserpun makanan  yang ditemukan.  Dikarenakan  tidak ada uang untuk membeli makanan dan neneknya yang sudah memakan sisa makanan yang ada. Kemudian dia marah-marah kepada neneknya. Disini sifat Belang  tersebut sangat tidak baik dan tidak boleh ditiru.

            Lalu, Belang pergi ke kontrakan temannya untuk melakukan pinjaman  uang untuk membeli makanan, tetapi semua temannya tidak meminjamkan uang lagi ke Belang, yah karena si Belang itu , tidak pernah mengganti uang yang telah dipinjamannya.

            Dikarenakan masih belum mendapatkan uang , Belang pergi memalak anak-anak sma yang sedang nongkrong, tetapi dia hanya mendapatkan sebatang rokok. Lalu dia pergi mencari lagi . Di tengah perjalanan, dia bertemu dengan seorang gadis cantik dan jatuh cinta kepadanya. Dan ternyata itu hanyalah sebuah khayalan si Belang , dia lalu  menarik tas wanita itu.  Wanita itu berteriak “jambret…jambret….jambret….!!, tolong…” untuk meminta bantuan dari orang sekitar. Belang dikejar oleh warga  yang mendengar  terikan gadis tersebut, namun dia berhasil kabur.

            Dia lalu  melanjutkan perjalanannya mencari uang. Tibalah dia di penjual/pembel barang bekas, dia mendapatkan ide untuk menjual barang-barang yang ada dirumahnya . Belang belum jerah, dia mengulang lagi hal yang tidak baik, ia mencuri gerobak orang yang sedang buang air kecil. Kemudian, gerobak tersebut digunakan untuk memuat  barang-barang bekas yang ada dirumahnya, sampai-sampai radio dan juga neneknya ikut dijual .

            Akhir cerita,  Belang berhasil mendapatkan banyak uang dari penjualan barang-barang bekas, gerobak dan juga neneknya. Akan tetapi, dia digebukin oleh warga yang mengejarnya tadi, dan juga oleh pemiliki gerobak yang dibawahnya kabur.           

 Apasih nilai- nilai hidup yang terdapat dalam cerita Film??

            Sesuai kata pepatah apa yang kita perbuat itulah yang kita dapatkan . Belang adalah anak muda yang pemalas . Belang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan dan mewujudkan harapan dirinya yang negative . Dimana  apa yang dia harapkan yaitu mendapat uang banyak, namun demi mendapatkan hal tersebut Belang sampai melakukan hal-hal yang tidak terhormat dan di luar norma-norma , seperti mencuri,  dan mencopet. Dan akhirnya Belang mengalamai kehancuran, kehidupan yang berakhir tragis, dia digebukin oleh warga yang mengejarnya tadi, dan juga oleh pemiliki gerobak yang dibawahnya kabur.   

            Kita sebagai manusia harus memiliki akhlak, moral dan sikap yang bagus agar dalam tingkah laku, ucapan dan sifat,  kita tidak akan menghasilkan hal-hal yang melanggar norma, yang tidak sopan dan yang tidak menghargai akan satu sama lain.

            Kita harus menghormati orangtua, nenek, maupun teman-teman di sekitar kita. Kita juga harus bisa memahami isi hati orang tua, diamana orangtua menaruh harapan kepada anak-anak nya agar kelak di masa depan bisa menjadi seseorang yang bisa di banggakan yang berguna bagi bangsa dan Negara.

 


 

 


 

 

Sabtu, 23 Oktober 2021

Mengenang Raden Wijaya dengan Tarian

 



            Tarian Raden Wijaya adalah sebuah tarian yang menceritakan tentang seorang tokoh ksatria yang gagah perkasa cerdas cerdik dan berbudi luhur.Dengan keberaniannya dia mampu mengalahkan segala musuh. Dalam menghadapi musuh beliau menghadapi banyak hambatan dan rintangan. Pahit getirnya kehidupan mengiringi perjalanan hidup Raden Wijaya.

            Raden Wijaya atau Raden Vijaya adalah seorang Raja Jawa, pendiri dan yang pertama menjadi raja dari kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit dibawah pimpinan Raden Wijaya mampu menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

            Dalam suatu pementasan tari Raden Wijaya, biasanya terdiri dari enam penari cowok, dan lima penari cewek. Gerakan tari yang dilakukan para penari  membuat penonton betah menontonnya, sampai-sampai pandangan penonton tidak pernah teralihkan. Adapun musik pengiring yaitu gamelan dan gendang serta vocal pengiring tarian memiliki ciri khas keindahan tersendiri. Dimana alat music dan bahasa vocal prngiring sangat khas dengan adat Jawa.

            Apasih Makna Tarian Raden Wijaya ??

            Gerakan-gerakan dalam tari Raden Wijaya terdiri atas beberapa gerakan dan masing-masing gerakan tersebut memiliki arti dan makna sendiri, yang penuh dengan nilai-nilai makna kehidupan

                                  

v  Gerakan Srisik Gagak merupakan awal dari gerakan tarian yang menggambarkan dua orang prajurit yang sedang melakukan tanding atau perang. Gerakan ini menggambarkan keadaan manusia yang selalu ingin menonjol ataupun menang dari orang lain.

 

v  Gerakan selanjutnya Trecet kanan dan Trecet kiri merupakan masuknya tiga orang prajurit yang berusaha melerai dua orang prajurit lain yang sedang berperang. Gerakan ini menggambarkan kehidupan sosial masyarakat pada zaman dahulu yang menginginkan kedamaian dan ketentraman.

 

v  Gerakan selanjutnya adalah Ulap-Ulap. Gerakan ulap-ulap dilakukan secara serentak oleh lima orang prajurit . Gerakan ini menggambarkan manusia yang telah sadar dari kelalaiannya yakni, lalai karena ingin selalu menang dan menonjol dari yang lainnya

 

v  Gerakan Laku gagah, yakni masuknya Seorang Prajurit yang gagah perkasa dengan diiringi oleh lima orang perempuan cantik dengan menebar bunga, ini menggambarkan akan kegagahan Raden Wijaya yang bukan hanya digandrungi atau disukai oleh para perempuan tetapi juga dikagumi oleh banyak pria.

 

v  Gerakan Srisik Memutar,adalah gerakan tarian yang dilakukan oleh Raden Wijaya dan para perempuan serta oleh prajurit lainnya. Ini melambangkan kehidupan manusia yang tidak bisa hidup sendiri sehingga persatuan dalam sebuah kelompok merupakan hal yang sangat penting.

 

v  Setelah gerakan Srisik Memutar gerakan disambung dengan gerkan Jengkeng oleh prajurit pria dan Simpuh oleh para perempuan.

 

v  Kemudian disambung dengan gerakan Sembah gerakan ini melambangkan bahwa setiap manusia seharusnya memiliki sikap saling menghormati dan menghargai orang lain.

 

v  Gerakan selanjutnya adalah gerakan Odok-Odok Mana yakni sebuah gerakan yang dilakukan oleh prajurit pria yang saling mengeluarkan kemampuannya dalam hal memanah gerakan. Hal ini melambangkan bahwa seorang pria sangat mementingkan harga diri dan para perempuan yang menunduk dan jinjit mundur gerakan perempuan ini melambangkan bahwa perempuan pada zaman dahulu adalah perempuan yang tidak memiliki keberanian layaknya seorang pria. Melihat prajurit yang saling memamerkan kepiawaiannya dalam hal memanah. Timbul keinginan para prajurit untuk melakukan perang untuk menunjukkan siapa yang paling hebat dan juga melambangkan prajurit Jayapura yang melakukan perlawanan terhadap Raden Wijaya. Pada akhirnya dimenangkan oleh Raden Wijaya kemenangan Raden Wijaya. disambut meriah oleh semua masyarakat akhirnya laki-laki dan perempuan semua bersukaria merayakan keberhasilan Raden Wijaya

 

v  Gerakan selanjutnya adalah Gandrungan , merupakan gerakan dimana perempuan dan laki-laki yang saling memadu cinta. Gerakan ini melambangkan bahwa manusia tidak terlepas dari harta , wanita dan tahta atau kehidupan duniawi. Dalam gerakan ini, terdapat nilai hidup cinta kasih. Dimana , perempuan dan laki-laki saling memadu cinta.

 

v  Tarian diakhiri dengan masuknya Raden Wijaya dengan membawa panji-panji. Hal ini sebagai simbol berdirinya kerajaan Majapahit dengan dukungan semua rakyat .

 

            Demikian beberapa gerakan dan makna dari  tari Raden Wijaya yang penuh dengan nilai-nilai makna kehidupan.

 

 

 

Jumat, 15 Oktober 2021

Masyarakat Jakarta 30 Tahun Yang Lalu

                                 

"

                       Film pendek dengan judul “anak hilang atau ( The Lost Child)" adalah film yang menceritakan tentang kehidupan masyarakat Jakarta pada masa dahulu. Mayarakat yang tinggal di pinggri laut  yaitu muara memiliki lingkungan yang kumuh ( banyak sampah) karena disebabkan oleh banyaknya pabrik dan kapal-kapal luar negri.

          Ada sebuah keluarga dalam cerita yang diwawancarai, dimana keluarga tersebut saling sayang satu sama lain. Suatu hari salah satu dari anakya yang bernama  Basri Palinrungi tidak ke sekolah lagi dan malah pergi menonton pertunjukkan sulap, sampai-sampai rela mencuri ayam bapaknya untuk biaya nonton sulap .

          Suatu saat ibu dari keluarga tersebut yang bernama Sumini kecelakaan dan meninggal. Kelurga,anak sangat terpukul dan juga suaminya yang bernama Baco Palinrungi(yang bersuku bugis) sangat sedih, marah dan ingin membalas dendam. Selang beberapa lama anaknya hilang lagi. Kemudian  Baco melapor ke polisi karena anaknya itu. Baco sangat ingin membalas dendam tapi ibunya meredahkan amarahnya.

          Basri sih anak tadi melamar kerja di pertunjukan sulap dan tidak mau pulang lagi kerumahnya. Suatu malam Baco yang pulang mencari ikan di laut di keroyok di pantai oleh sekelompok orang, untunglah Baco ditolong oleh warga sehingga nyawanya selamat meski sekujur tubuhnya penuh dengan luka dan darah. Setelah Basri mengetahui bapaknya sakit, dia pulang kerumah, meminta maaf dan merawat  ayahnya. Keesokan harinya datanglah pemilik tanah lalu meminta uang kepada Baco ,  mereka tak punya uang maka dari itu mereka akan pindah dari tempat tinggalnya itu .  

          Basri adalah  salah seorang anak hilang yang sempat pulang, tapi hingga  kini masih banyak anak hilang yang tidak sempat pulang, karena rumahnya pun sudah hilang dimangsa orang. Sungguh sulit dibayangakan, orang ingin pulang tapi ngak ada peluang.

Adapun nilai-nilai hidup yang berkaitan dengan isi film  :

1.     Adegan dalam video, yaitu : Saat Sumini istri dari Baco diwawancarai. Ia berkata bahwa “orang-orang bilang orang bugis itu kasar”. Dalam adegan tersebut terdapat nilai pandangan hidup. Orang-orang mengangap/ memandang bahwa suku bugis memiliki sifat yang kasar .

2.     Adegan dalam video ,yaitu : Sumini tetap bertahan dengan suaminya yaitu Baco meski pendapatan Baco tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Dalam adegan tersebut ada nilai /unsur cinta dan kasih sayang, Sumini tetap bertahan dengan suaminya dikarenakan Sumini sangat sayang dan cinta kepada Baco suaminya itu. 

3.     Adegan dalam video ,yaitu : Suami yang rela kerja dari pagi sampai malam demi memenuhi kebutuhan keluarga, meski hal itu belum cukup. Hal tersebut berkaitan dengan nilai tanggungjawab, dimana Suami harus memenuhi kebutuhan keluarga baik itu makanan maupun pakaian , serta tempat tinggal. Seorang ayah yang rela membanting tulang.

4.     Adegan dalam video ,yaitu : Saat istri mengalami kecelakaan dan meninggal, keluarga sangat terpukul , menangis. Hal tersebut berkaitan dengan nilai/unsur hidup, yaitu penderitaan , dimana kehidupn keluarga tambah menderita dikarenakan kehilangan ibu tercinta.

5.     Adegan dalam video ,yaitu : Saat adik paling kecilnya habis jatuh , kakaknya, nenek dan ayahnya mengmopresnya ,  dikarenakan adiknya panas. Hal tersebut berkaitan dengan nilai/unsur  hidup, yaitu cinta kasih. Kelurganya sangat menyayangi adiknya.

6.     Adegan dalam video ,yaitu : saat guru mengajar di sekolah, para pembuat koran Hal tersebut berkaitan dengan nilai pengabdian, dimana guru tersebut mengabdikan dirinya pada bangsa dengan cara mengajar siswa-siswi, pembuat koran mengabdikan diri ke bangsa dengan cara mencetak, dan menginformasikan kabar dan berita ke warga melalui koran yang diterbitkan.

7.     Adegan dalam video ,yaitu : saat nenek selesai berdoa, lalu berbicara ke Baco agar tidak membalas dendam dan meredahkan Hal tersebut berkaitan dengan nilai harapam, dimana nenek berharap agar Baco tidak membalasakan atas kematian istrinya

8.     Adegan dalam video ,yaitu : Dimana saat Baco pulang kerja malam-malam,  tiba-tiba dia di keroyok oleh sekelompok orang dan menyebabkan sekujur tubuh Baco terluka dan berdarah. Hal tersebut berkaitan dengan nilai penderitaan, dimana Baco mengalami penderitaan fisik, yaitu luka yang berdarah di sekujur tubuhnya.

 

 

 

 

Jumat, 08 Oktober 2021

Tari Gandrung Khas Banyuwangi


         

          Gandrung Banyuwangi adalah salah satu jenis tarian tradisional yang berasal dari Banyuwangi. Pada awalnya dibawakan sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat pasca dilakukannya panen, dengan melibatkan seorang wanita penari profesional yang menari bersama-sama tamu (terutama pria) dengan iringan musik khas yaitu Gamelan Osing. Tarian dilakukan dalam bentuk berpasangan antara perempuan (penari gandrung) dan laki-laki (pemaju) yang dikenal dengan "paju". Gandrung sering dipentaskan pada berbagai acara, seperti perkawinan, pethik laut, khitanan, tujuh belasan dan acara-acara resmi maupun tak resmi lainnya, baik di Banyuwangi maupun wilayah lainnya. 

Nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam  tari Gandrung  :

1.      Adegan , yaitu : suara penari saat menyanyi, suara gamelan sebagai musik pengiring dan gerakan-gerakan yang dilakukan penari. Dalam adegan tersebut terdapat nilai-nilai keindahan, baik itu suara dan gerakan penari, maupun suara musik pengiring tarian, ketiga hal tersebut masing-masing memiliki unsur keindahan.

2.       Adegan  ,yaitu : saat berjalan-jalan, penari Gandrung tersebut diejek-ejek oleh warga , diteriaki,  “nonton Gandrung yuk, nonton Gandrung. Dalam adegan tersebut ada nilai /unsur penderitaan, penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penari merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan, dimana ia diejek-ejek oleh warga.

3.      Adegan  ,yaitu : pemerintah mengadakan sekolah-sekolah kesenian. Hal tersebut berkaitan dengan nilai tanggungjawab, dimana pemerintah menyediakan wadah sebagai tempat melestarikan tari tradisional, khususnya tarian Gandrung, melalui institusi-intitusi tradisional, yaitu sekolah/lembaga-lembaga kesenian agar tarian tersebut lebih terstruktur,modern dan tetap lestari.

4.      Adegan ,yaitu : setelah menikah berkali-kali lalu cerai lagi(dikarenakan semua laki-laki yang dijadikan suami memiliki perilaku yang buruk), penari Gandrung tersebut memohon ke Tuhan, jika Tuhan berkenan ia meminta diberikan suami yang baik,setia dan jika diberikan anak dia akan merawatnya dan menyekolahkannya. Hal tersebut berkaitan dengan nilai/unsur hidup, yaitu harapan, dimana penari Gandrung itu berharap memiliki suami yang baik dan seorang anak.

5.      Adegan  ,yaitu : Jika ada pementasan/undangan, sebelum melakukan pementasan harus melakukan ritual. Hal tersebut berkaitan dengan nilai/unsur  hidup, yaitu pandangan hidup. Mereka percaya jika tidak melakukan ritual , maka salah satu pemain akan sakit atau mendapat halangan.

6.      Adegan  ,yaitu : saat menari , ada adegan diluar norma, dimana tamu yang dilayani/laki-laki yang ikut menari,  mencium si penari tarian. Hal tersebut berkaitan dengan nilai tanggungjawab, dimana penari tetap melayani tamu/laki-laki yang ikut menari meski melakukan hal-hal yang tidak senonoh, penari tetap melayani, dikarenakan itu adalah tanggungjawab penari sebagai seorang penari yang profesional.